Aksi Nekad! Oknum TNI Sok Jagoan Bikin Bayi Meninggal Berujung Bui

  • Whatsapp
Aksi Nekad! Oknum TNI Sok Jagoan Bikin Bayi Meninggal Berujung Bui

Siapa Sangka, Aksi Sok Jagoan Seorang Oknum Anggota TNI Angkatan Darat Berujung Tragis. Praka Amt Adalah Oknum TNI Yang Berulah Hingga Menyebabkan Seorang Bayi Meninggal Dunia.

Dikutip VIVA Militer Dari VIVA, Praka AMT Melakukan Aksi Sok Jagoan Di Wilayah Jl. Otista Raya, Jakarta Timur, Jumat 13 Agustus 2021. Saat Itu, Praka AMT Menghalangi Satu Unit Mobil Ambulans, Yang Sebelumnya Sempat Menyerempet Motor Yang Dikendarainya.

Read More

Praka AMT yang tak bisa mengontrol emosi menggebrak kaca ambulans tersebut, dan bahkan menghalangi lajunya. Padahal d dalamnya ada seorang bayi yang berada dalam keadaan kritis, karena lahir prematur.

Hal ini dijelaskan oleh Gholib Nur Ilham sang pengemudi ambulans dalam akun Instagram pribadinya. 

“Saya sedang membawa pasien emergency (kode merah). Di sini posisi saya sedang membawa pasien bayi kritis menggunakan inkubator karena lahir dalam keadaan prematur. Bayi harus segera mendapatkan penanganan di RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur,” tulis Gholib.

Baca Juga:   Guyon Jokowi ke Iriana saat Tinjau Alutsista: Mau Naik yang Mana, Biar Disopiri KSAD Andika
VIVA Militer: Praka AMT, oknum TNI pengadang ambulans bikin bayi meninggal
Photo :Instagram/@tni_angkatan_darat

VIVA Militer : Praka AMT, Oknum TNI Pedagang Ambulans Bikin Bayi Meninggal

Ambulans yang dikendarai Gholib pada akhirnya bisa melanjutkan perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Asih. Sang bayi pun sempat mendapatkan perawatan. Namun takdir berkata lain, sang bayi pun meninggal dunia.

Mengetahui kejadian ini, pihak Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Pomad) langsung mengamankan tersaka Praka AMT. Dalam akun Instagram resmi TNI Angkatan Darat ditunjukkan tersangka Praka AMT sudah memakai baju tahanan Pomad.

“Indakan tegas terhadap oknum prajurit yang melakukan pelanggaran sudah menjadi tekad dan komitmen Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa, dalam rangka membangun profesionalisme TNI AD yang berintengitas, serta taat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” bunyi pernyataan TNI Angkatan Darat.

Related posts